Komjen Rudi Darmoko Kembali Resmikan Tujuh Sumur Bor bagi Warga di Kota Kupang
Tribratanewskupangkota.com — Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, yang kini menjabat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, setelah sebelumnya Kapolda NTT, resmikan tujuh sumur bor untuk warga Kota Kupang.
Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat itu, terus diwujudkan melalui penyediaan akses air bersih. Sebanyak tujuh sumur bor bantuan Komjen Pol. Rudi Darmoko tersebut, diresmikan melalui penandatanganan prasasti di Lobby Mapolda NTT, Jalan Soeharto, Kelurahan Oebobo, Kota Kupang, pada (Selasa, 13/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H, Irwasda Polda NTT Kombes Pol. Andi Anugrah, S.I.K, para Pejabat Utama Polda NTT, Kapolresta Kupang Kota Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, serta para Kapolres jajaran.

Dari total 33 sumur bor yang diresmikan, tujuh titik di antaranya berada di wilayah Kota Kupang, yakni empat titik di Kecamatan Alak dan tiga titik di Kecamatan Kota Raja. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.
Empat titik sumur bor di Kecamatan Alak berada di RT. 10 RW. 04, Kelurahan Manulai II, RT. 12 RW. 05 dan RT. 01 RW. 01, Kelurahan Naioni, serta RT. 06 RW. 03, Kelurahan Penkase Oeleta.
Sementara itu, tiga titik lainnya berada di Kecamatan Kota Raja, masing-masing di Jalan Kian Klakik RT. 10 RW. 03, Kelurahan Bakunase II, Jalan Gajah Mada RT. 09 RW. 03, Kelurahan Fontein, serta RT. 03 RW. 01, Kelurahan Kuanino.
Program penyediaan sumur bor yang telah dirintis sejak Komjen Rudi Darmoko menjabat sebagai Kapolda NTT ini, menjadi wujud kesinambungan pengabdian Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Selain menyediakan sumber air bersih, keberadaan sumur bor diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran warga yang selama ini harus membeli air dari mobil tangki.

Kapolresta Kupang Kota menyampaikan apresiasi atas program bantuan tersebut. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan sehari-hari dan kesejahteraan masyarakat.
“Bantuan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap tujuh titik sumur bor di Kota Kupang dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu warga memperoleh air bersih, sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli air dari mobil tangki,” ujar Kapolresta.
Kombes Nelson Quintas menambahkan, keberadaan sumur bor tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fasilitas bersama yang dapat menunjang kebutuhan warga secara berkelanjutan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas ini agar tetap berfungsi dengan baik. Dengan demikian, manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya.

Mantan Kapolres Sikka dan Kapolres TTU itu menegaskan, bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Melalui program sumur bor ini, Polri diharapkan semakin memperkuat kedekatan dengan masyarakat, menghadirkan manfaat nyata, serta meneguhkan kesinambungan pengabdian dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Nusa Tenggara Timur, khususnya Kota Kupang. (AN)
Humas Polresta Kupang Kota

