Bhabinkamtibmas Namosain Berhasil Mediasi Kasus Pengancaman Antar Saudara, Kapolsek Alak Imbau Warga Utamakan Musyawarah.

Bhabinkamtibmas Namosain Berhasil Mediasi Kasus Pengancaman Antar Saudara, Kapolsek Alak Imbau Warga Utamakan Musyawarah.

Tribratanewskupangkota.com — Bhabinkamtibmas Kelurahan Namosain, AIPDA Yakob B. Saudale, berhasil menyelesaikan kasus pengancaman yang terjadi di RT. 04/RW. 02, Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang, melalui pendekatan problem solving dan mediasi kekeluargaan, (Selasa, 2/6/2026).

 

Kegiatan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan Ketua RT setempat kepada Bhabinkamtibmas, terkait adanya perselisihan yang berujung pada tindakan pengancaman di lingkungan warga. Menindaklanjuti laporan tersebut, AIPDA Yakob segera mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan situasi sekaligus memediasi kedua pihak yang berselisih.

 

Dalam peristiwa tersebut, H (32) diduga melakukan pengancaman terhadap Daud (43). Setelah dilakukan mediasi secara humanis dan kekeluargaan, kedua belah pihak yang diketahui merupakan kakak beradik kandung sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara damai.

Proses mediasi berlangsung dengan baik karena kedua pihak bersikap terbuka, saling mengakui kesalahan, serta berkomitmen untuk menjaga hubungan keluarga dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat menimbulkan konflik di kemudian hari.

 

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melalui Kapolsek Alak, AKP I Ketut Setiasa, S.H, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat dan pendekatan humanis yang dilakukan Bhabinkamtibmas dalam menyelesaikan permasalahan warga.

 

“Penyelesaian masalah melalui mediasi dan musyawarah merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri yang mengedepankan pendekatan humanis. Kami mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas yang hadir di tengah masyarakat untuk mencari solusi terbaik tanpa mengabaikan aspek hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek Alak.

Lebih lanjut, Kapolsek Ketut mengimbau masyarakat agar mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan setiap persoalan, khususnya yang terjadi dalam lingkungan keluarga.

 

“Jangan mudah terpancing emosi. Apabila terjadi perselisihan, selesaikan dengan kepala dingin dan libatkan tokoh masyarakat maupun Bhabinkamtibmas, agar masalah tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih besar,” tambahnya. (AN)