Usai Jadi Korban Lemparan Batu Saat Unras, Personel Polresta Kupang Kota Dijenguk Kapolresta.
Tribratanewskupangkota.com — Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Djoko Lestari, S.I.K., M.M, melakukan pengecekan langsung terhadap personel yang menjadi korban luka, akibat pelemparan batu saat pelayanan aksi unjuk rasa (unras) di depan Kantor Gubernur NTT, Jalan El Tari, Oebobo, pada (Kamis, 7/5/2026) sore kemarin.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pimpinan kepada anggota yang mengalami luka saat menjalankan tugas pelayanan unjuk rasa.
Kapolresta Kupang Kota mendatangi personel yang sedang menjalani perawatan medis di rumahnya di Kompleks Perumahan BTN, Kelurahan Kolhua, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Dalam kunjungan itu, Kapolresta didampingi Wakapolresta Kupang Kota, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H, Kasidokkes AKP Daud Bessie, A.Md.Kep, Kabagops AKP Mesakh Yohanis Hetharie, S.H., M.H, Kasat Samapta AKP Stevenson Albertino Bessie, S.H, Kasihumas IPTU Florensi Ibrahim Lapuisaly, serta rekan kerja korban.
Kapolresta Kombes Djoko memastikan bahwa personel korban luka akan mendapatkan penanganan kesehatan secara maksimal hingga dinyatakan sembuh total.
“Anggota yang terluka saat melaksanakan tugas adalah tanggung jawab institusi. Kami memastikan seluruh personel mendapatkan penanganan medis terbaik sampai benar-benar pulih dan dapat kembali bertugas dengan baik,” tegas Kombes Djoko Lestari.
Mantan Kapolres Pamekasan ini juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat personel yang tetap menjalankan tugas pelayanan dengan profesional di tengah situasi yang berisiko.

“Saya mengapresiasi loyalitas dan pengabdian anggota di lapangan. Tetap semangat, utamakan keselamatan dalam bertugas, dan jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Selain memberikan dukungan moril, Kapolresta Kupang Kota turut menyerahkan santunan kepada personel Satuan Samapta Polresta Kupang Kota tersebut, sebagai bentuk empati dan perhatian dari pimpinan.
Diketahui, personel tersebut mengalami luka robek di pelipis mata akibat lemparan batu saat melakukan pelayanan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur NTT. (AN)
Humas Polresta Kupang Kota

