Jumat Keliling di Masjid Al Anshar, Kapolresta Kupang Kota Buka Ruang Dialog dan Serap Aspirasi Warga.

Jumat Keliling di Masjid Al Anshar, Kapolresta Kupang Kota Buka Ruang Dialog dan Serap Aspirasi Warga.

Tribratanewskupangkota.com — Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Anshar, Jalan Waikelo Nomor 32, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, pada (Jumat, 23/10/2026) siang.

 

Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara Polri, tokoh agama, dan masyarakat, sekaligus membuka ruang komunikasi secara langsung guna menyerap aspirasi serta menindaklanjuti berbagai keluhan warga, terkait situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) maupun persoalan pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Kupang Kota Kombes Nelson Filipe Dias Quintas menyampaikan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas, agar tetap aman dan kondusif. Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan Kepolisian melalui Layanan 110.

 

“Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir dan dekat dengan masyarakat. Jangan ragu untuk menyampaikan keluhan, laporan, maupun persoalan yang membutuhkan kehadiran Kepolisian. Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, baik melalui layanan 110 maupun melalui komunikasi langsung, agar setiap permasalahan dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Kapolresta.

 

Kombes Nelson Quintas menegaskan, bahwa kegiatan Jumat Keliling bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi jajaran Polresta Kupang Kota untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat, mengevaluasi pelayanan, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan warga.

Sementara itu, Ustad Sanu Bajuri menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri, khususnya Polsek Alak, yang dinilai aktif dan tanggap dalam merespons keluhan maupun aduan masyarakat setempat. Ia berharap sinergi tersebut terus ditingkatkan sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Penkase Oeleta dan sekitarnya senantiasa terpelihara dengan baik.

 

Usai penyampaian sambutan, Kapolresta membuka sesi diskusi bersama masyarakat. Dalam sesi tersebut, terdapat dua aspirasi yang disampaikan warga.

 

Pertama, Ustad Ahmad Betan menyampaikan keluhan terkait kasus pencurian di ruang kerja sekolah MTs yang hingga kini belum ditemukan barang bukti. Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Alak menjelaskan bahwa kasus tersebut masih didalami dan proses penyelidikan terus dilanjutkan.

Kedua, Herman Aziz menyampaikan persoalan terkait pembayaran KIR. Keluhan tersebut langsung direspons oleh Kasat Lantas Polresta Kupang Kota, yang menyatakan akan berkoordinasi dengan instansi terkait, yakni Dinas Perhubungan Kota Kupang, untuk memperoleh kejelasan dan menindaklanjuti permasalahan tersebut sesuai kewenangan masing-masing.

 

Melalui dialog terbuka ini, Kapolresta Kupang Kota berharap setiap persoalan yang disampaikan masyarakat dapat ditangani secara tepat, transparan, dan bertanggung jawab. Ia juga mengajak warga untuk terus menjalin komunikasi serta bekerja sama dengan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.

 

Kegiatan Jumat Keliling tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polresta Kupang Kota, yakni Kabagops AKP Mesakh Yohanis Hetharie S.H., M.H, Kabagren Kompol Daeng Jumadi, S.H, Kasat Binmas AKP Anderias Bessie, Kasat Lantas Kompol R. Ade Triken Deayomi, SI.K., M.H, Kanit Tipidter Satreskrim IPDA Adam Tupitu, Kapolsek Alak AKP Victor Hari Seputra, S,Psi., M.Si, Kapolsek Kota Lama AKP Zainal Arifin Abdurahman, S.H, serta Kasubbag Watpers Bag SDM IPDA Chrisantus Ndiwa, S.H.

Sinergi antara Kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas, serta memperkuat kerukunan sosial. Melalui kegiatan ini, Polresta Kupang Kota terus berkomitmen menghadirkan Polri yang humanis, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. (AN)