Polsek Maulafa Hadir di Tengah Warga, Jumat Curhat Polresta Kupang Kota di Naimata Serap Aspirasi Kamtibmas.

Polsek Maulafa Hadir di Tengah Warga, Jumat Curhat Polresta Kupang Kota di Naimata Serap Aspirasi Kamtibmas.

Tribratanewskupangkota.com — Dalam upaya mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, Polresta Kupang Kota melalui jajaran Polsek Maulafa menggelar kegiatan "Jumat Curhat" di Kantor Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, pada Jumat pagi (21/8). Kegiatan yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, aparat pemerintahan, dan 30 orang warga setempat.

 

Hadir dalam kesempatan tersebut sebagai narasumber dari Kepolisian, Kanit Reskrim Polsek Maulafa, IPDA Gyan A. Ndoen, S.H, yang didampingi Panit Binmas Polsek Maulafa, AIPDA Yohanis Daepanie, S.H, dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Naimata, AIPTU Apner R. Manu, sedangkan dari Pemerintah, Lurah Naimata, Edi Charles Baros, S.IP.

 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Lurah Naimata. Dalam sambutannya, ia menyambut baik inisiatif kepolisian yang turun langsung ke masyarakat. "Kegiatan ini sangat positif untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan harapan warga terkait keamanan dan ketertiban di lingkungan kita," ujarnya.

Selanjutnya, Kanit Reskrim Polsek Maulafa, IPDA Gyan A. Ndoen, menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan Jumat Curhat. Menurutnya, program ini merupakan sarana untuk mendekatkan diri antara Polri dengan masyarakat serta menyerap seluruh aspirasi guna meningkatkan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kelurahan Naimata.

 

Sesi dialog menjadi inti dari kegiatan tersebut. Beberapa perwakilan warga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah serta saran yang menjadi perhatian mereka, di antaranya:

 

1. Pengelolaan Sampah: Warga meminta pemerintah dan pihak terkait untuk menghimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah plastik dan tidak membakarnya sembarangan karena menyebabkan polusi udara di lingkungan.

2. Pengawasan Kost-kostan: Warga mengeluhkan banyaknya kost-kostan yang kerap menjadi tempat konsumsi Minuman Keras (Miras), memutar musik keras tanpa memperhatikan waktu istirahat, hingga diduga menjadi tempat "kumpul kebo". Warga meminta agar pemilik kost diberikan himbauan dan pengawasan yang lebih ketat.

3. Penertiban Senjata Tajam: Masyarakat meminta aparat RT setempat dan kepolisian untuk melakukan pemeriksaan di kost-kostan yang diduga menyimpan senjata tajam berupa parang Sumba, guna mengantisipasi potensi tindak kriminal.

4. Patroli di Tempat Umum: Warga meminta kepolisian meningkatkan patroli di lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya pemuda untuk mengkonsumsi minuman keras, seperti di area sekitar Alfa Mart Naimata, agar tidak terjadi hal-hal yang mengarah pada tindakan kriminal.

5. Pencurian Ternak: Seorang warga menanyakan langkah antisipasi yang harus dilakukan apabila menemukan aksi pencurian ternak yang sedang berlangsung.

6. Pembatasan Waktu Pesta: Warga meminta himbauan dan langkah tegas kepada penyelenggara pesta untuk mematuhi batas waktu pelaksanaan, agar tidak mengganggu kenyamanan warga lain dan terhindar dari potensi gangguan kriminal.

 

Menanggapi seluruh aspirasi yang disampaikan, Lurah Naimata dan Kanit Reskrim Polsek Maulafa memberikan respon yang baik dan konstruktif. Mereka menjawab setiap pertanyaan dan berkomitmen untuk menindaklanjuti keluhan-keluhan tersebut ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk melalui koordinasi lintas sektor.

"Kami akan segera menindaklanjuti, khususnya terkait patroli di titik-titik rawan serta koordinasi dengan pemilik kost dan perangkat RT untuk pengawasan bersama. Semua masukan ini akan kami bawa ke pimpinan untuk langkah lebih lanjut," tegas IPDA Gyan A. Ndoen.

 

Masyarakat yang hadir menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran polisi di tengah-tengah mereka. Mereka berharap agar semua keluhan dan saran yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan.

 

Kegiatan Jumat Curhat yang berlangsung selama dua  jam ini berjalan dengan lancar dan penuh komunikasi interaktif. Acara kemudian ditutup oleh Lurah Naimata dan diakhiri dengan sesi foto bersama antara pihak kepolisian, aparat kelurahan, dan seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kelurahan Naimata. (DL)