Kapolda NTT Terima Tim Supervisi Penerimaan Terpadu Polri 2026, Tegaskan Komitmen Rekrutmen Bersih dan Transparan.
Tribratanewskupangkota.com — Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si., menerima kunjungan Tim Supervisi Penerimaan Terpadu Anggota Polri Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2026 di Mapolda NTT, Kamis (25/6/2026).
Kunjungan tim supervisi tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian proses penerimaan anggota Polri agar berjalan sesuai prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta menjamin terwujudnya rekrutmen yang profesional dan berkualitas.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda NTT didampingi Wakapolda NTT, Karo SDM Polda NTT, Kabiddokkes Polda NTT, serta sejumlah pejabat terkait yang terlibat dalam pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Tim supervisi yang hadir dipimpin oleh Brigjen Pol. dr. Sumi Hastry, Sp.FM, selaku Karolabdokkes Pusdokkes Polri. Turut mendampingi dalam tim, Auditor Kepolisian Madya Tk. III Itwasum Polri Kombes Pol. Indratmoko, S.I.K., M.H., Kasubbidlatdokpol Biddokkes Rodokpol Pusdokkes Polri dr. Paula Lihawa, M.ForSc., Gadik Penyelia Pusdik Lantas Lemdiklat Polri dr. Ananta Hutagalung, Pama SSDM Polri Handrianus Theodorus Putra Wungblolong, S.Fil., M.M., serta Bripda Arya Adithana, S.Pd., dari SSDM Polri.
Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kedatangan tim supervisi merupakan bentuk komitmen Polri untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan anggota berjalan sesuai ketentuan dan bebas dari praktik penyimpangan.
“Supervisi ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang dilakukan Mabes Polri untuk memastikan proses penerimaan anggota Polri di Polda NTT berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip BETAH yang selama ini menjadi pedoman dalam rekrutmen Polri,” ujar Kombes Pol. Henry Novika Chandra.
Menurutnya, proses penerimaan anggota Polri merupakan salah satu tahapan penting dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang unggul, profesional, dan berintegritas untuk menjawab tantangan tugas kepolisian di masa depan.
Selama pelaksanaan supervisi, tim melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek pelaksanaan seleksi, mulai dari administrasi, pemeriksaan kesehatan, hingga mekanisme pengawasan yang diterapkan selama proses rekrutmen berlangsung.
Kabid Humas menegaskan bahwa Polda NTT berkomitmen penuh untuk mendukung pelaksanaan seleksi yang bersih dan bebas dari praktik percaloan maupun intervensi pihak manapun.
“Kapolda NTT selalu menekankan bahwa tidak ada ruang bagi praktik kecurangan dalam proses penerimaan anggota Polri. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat berdasarkan kemampuan dan hasil yang dicapai,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para peserta dan orang tua, agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kompetensi, dan hasil seleksi yang diperoleh. Jika menemukan adanya indikasi pelanggaran, masyarakat dapat segera melaporkan kepada panitia atau pengawas yang telah disiapkan,” tambahnya.
Melalui kegiatan supervisi tersebut, diharapkan pelaksanaan penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 di Polda NTT dapat berjalan semakin profesional, kredibel, dan menghasilkan calon-calon anggota Polri terbaik yang siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan sinergi sebagai wujud komitmen bersama untuk mewujudkan proses rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
#NttPenuhKasih
Humas Polresta Kupang Kota

