Polsek Kota Raja Kedepankan Penyelesaian Humanis, Perselisihan Warga Berakhir Damai.

Polsek Kota Raja Kedepankan Penyelesaian Humanis, Perselisihan Warga Berakhir Damai.

Tribratanewskupangkota.com — Polsek Kota Raja kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat dengan memfasilitasi penyelesaian perselisihan warga secara kekeluargaan dan damai.

 

Pada Minggu, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 23.30 Wita, Piket SPKT Polsek Kota Raja yang dipimpin KSPKT AIPTU Marten Dolowala, memfasilitasi penyelesaian permasalahan antara dua warga yang berinisial R.A.S selaku pihak pertama dan Y.K selaku pihak kedua.

 

Permasalahan tersebut sebelumnya terjadi pada Minggu, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 19.00 Wita, bertempat di depan rumah salah seorang warga di Kelurahan Tuak Daun Merah, RT. 14 RW.04, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Dalam proses penyelesaian, kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang permasalahan dan memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan. Keduanya kemudian sepakat untuk tidak menyimpan dendam, menjaga hubungan baik, serta tidak mengulangi perbuatan yang dapat menimbulkan perselisihan di kemudian hari.

 

Penyelesaian secara damai ini merupakan bentuk pendekatan Polri yang mengutamakan komunikasi, musyawarah, dan pemulihan hubungan sosial masyarakat, sepanjang memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

 

Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol. Nelson Filipe Dias Quintas, S.I.K., M.H, melalui Kapolsek Kota Raja, AKP Leyfrids D. Mada, S.H, mengatakan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi secara humanis dan mengedepankan pendekatan persuasif.

“Kehadiran kami adalah untuk memberikan rasa aman, sekaligus membantu masyarakat menemukan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak ragu menyampaikan setiap permasalahan kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Frids Mada yang biasa disapa. (SM)