Wujud Dukungan Polri, Kapolsek Maulafa Hadiri Pembukaan ToT Gereja Ramah Disabilitas GMIT
Tribratanewskupangkota.com - Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, S.H., menghadiri acara pembukaan kegiatan Training of Trainers (ToT) gereja ramah disabilitas dan pemutakhiran data Insan Dengan Disabilitas (IDD) yang diselenggarakan oleh Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT), di GMIT Jemaat Getsemani, Sikumana, pada Kamis (16/7/2026) pagi.
Kegiatan yang mengusung semangat mewujudkan gereja yang inklusif ini dibuka secara resmi oleh Bendahara Sinode GMIT, Yefta Sanam S.E., M.M., dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting.
Turut hadir Kabidkum Polda NTT Kombes Pol. Anthon Ch. Nugroho, S.H., M.Hum., mewakili Kapolda NTT, Asisten 1 Walikota Kupang Hengky Malelak, S.TP., M.Si., mewakili Walikota Kupang, dan Lurah Sikumana Getrida Isabela.

Acara diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Ariance Muskanan, S.Th. Kegiatan ToT ini diikuti 150 orang peserta dari 57 mata jemaat GMIT se-Klasis Kota Kupang.
Bendahara Sinode GMIT, Yefta Sanam S.E., M.M., dalam sambutannya, menyampaikan bahwa ToT Gereja Ramah Disabilitas bertujuan untuk mempersiapkan para fasilitator lokal yang mampu mengikis stigma negatif terhadap penyandang disabilitas serta mendorong penyediaan fasilitas ibadah yang ramah disabilitas di masing-masing wilayah pelayanan.
Selain itu, pemutakhiran data IDD dilakukan untuk membangun basis data jemaat yang akurat sebagai dasar intervensi program layanan sosial, pemenuhan hak, dan pengalokasian anggaran pelayanan yang lebih terarah dan berkeadilan.
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari, dari Kamis (16/7) hingga Jumat (17/7/2026), berjalan aman dan terkendali berkat pengamanan dari personel Polsek Maulafa yang dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Maulafa, IPDA Abdul Haris.

Kapolsek Maulafa AKP M. L. Petterson Riwu, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Majelis Sinode GMIT dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat positif ini.
"Kegiatan Training of Trainers gereja ramah disabilitas ini merupakan langkah maju yang sangat baik dalam mewujudkan keadilan dan aksesibilitas bagi seluruh jemaat, termasuk saudara-saudari kita penyandang disabilitas. Kami dari Polsek Maulafa mendukung penuh upaya-upaya inklusif seperti ini," ujar AKP M. L. Petterson Riwu, S.H.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran personel Polsek Maulafa dalam pengamanan kegiatan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung setiap kegiatan kemasyarakatan yang konstruktif.
"Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Pengamanan yang kami lakukan adalah wujud pelayanan Polri kepada masyarakat, sekaligus bentuk sinergi antara kepolisian dan institusi gereja dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif," pungkasnya.

Kegiatan masih berlangsung hingga Jumat besok dengan rangkaian pelatihan yang diharapkan dapat menghasilkan fasilitator-fasilitator handal yang mampu membawa semangat gereja inklusif ke seluruh klasis di lingkungan GMIT. (DL)
Humas Polresta Kupang Kota

