Tawuran Pelajar SMP di Oepura, Kapolsek Maulafa Imbau Sekolah dan Orang Tua Perketat Pengawasan.

Tawuran Pelajar SMP di Oepura, Kapolsek Maulafa Imbau Sekolah dan Orang Tua Perketat Pengawasan.

Tribratanewskupangkota.com Dugaan tawuran antar pelajar kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Maulafa, Polresta Kupang Kota pada Jumat siang, 13 Maret 2026, di dekat Toko Indosco, Jalan Fetor Foenay, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa Kota Kupang.

 

Mendapat informasi, Kapolsek Maulafa AKP Fery Nur Alamsyah, S.H, memerintahkan Bhabinkamtibmas Oepura AIPDA Mariano Klau untuk mengecek ke lapangan dan mendapat informasi dari Ketua RT setempat bahwa benar telah terjadi tawuran antar pelajar di kawasan tersebut.

 

Merespon kejadian tersebut, melalui media ini Kapolsek mengimbau semua pihak, terutama orang tua dan pihak sekolah, agar lebih memperhatikan dan memperketat pengawasan terhadap aktivitas para pelajar baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah adalah sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam kegiatan negatif. Ia menekankan bahwa setiap tindakan kekerasan tidak hanya dapat merusak masa depan pelajar yang terlibat, tetapi juga dapat mengganggu ketertiban umum.

 

"Pengawasan dari sekolah dan keluarga sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain," ujar AKP Fery Nur Alamsyah.

 

Ia menambahkan bahwa peran orang tua sangat vital dalam membimbing dan mengawasi anak-anaknya. "Minimal orang tua mengetahui dengan siapa anak bergaul dan aktivitas apa yang mereka lakukan, sehingga dapat mencegah keterlibatan dalam hal-hal negatif," tegasnya.

 

Selain itu Kapolsek juga mengharapkan dukungan dari aparat pemerintah RT dan RW setempat serta warga di sekitar sekolah dan lokasi yang biasa para pelajar berkumpul untuk turut berperan dalam upaya awal pencegahan terjadinya tawuran antar pelajar dengan memberi teguran dan membubarkan kumpulan pelajar yang sedang beraktifitas hal-hal negatif seperti konsumsi miras, rokok maupun narkoba yang bisa mengarah ke tawuran.

 

Sebagai langkah preventif, jajaran Polsek Maulafa akan mendatangi sekolah-sekolah yang diduga siswanya terlibat dalam peristiwa tersebut, dengan berkunjung secara langsung ke SMP Negeri 3 Kupang dan SMP Negeri 13 Kupang untuk berkoordinasi dengan pihak sekolah serta memberikan imbauan kepada para siswa agar tidak terlibat dalam aksi tawuran.

 

Menurut Kapolsek, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan sekaligus pembinaan agar para pelajar lebih memahami dampak negatif dari tindakan kekerasan maupun perkelahian antar kelompok. "Pendidikan mengenai pentingnya menjaga keharmonisan dan menghindari konflik menjadi hal penting yang perlu disampaikan kepada para siswa," imbuhnya.

 

Dengan kerja sama antara keluarga, sekolah, lingkungan, aparat pemerintah dan kepolisian, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Kupang tetap terjaga serta para pelajar dapat fokus pada pendidikan mereka. (DL)